1 bulan yang lalu
Momen langka nih! Justin Sun, miliarder Tiongkok dan pendiri TRON, terlihat lagi sholat di Masjid Faisal, Islamabad, Pakistan, ditemani Bilal Bin Saqib yang dijuluki "Menteri Kripto" Pakistan. Ini jadi sorotan karena Sun, yang dikenal sebagai figur crypto global, tampil santai dalam ibadah berjamaah di masjid ikonik yang dirancang seperti tenda Badui simbol arsitektur modern dan spiritualitas.
Sun lagi di Pakistan buat diskusi soal pengembangan crypto dan blockchain, termasuk potensi kolaborasi TRON dengan ekosistem lokal. Bilal Bin Saqib, CEO Pakistan Crypto Council, yang undang Sun, bilang ini langkah buat dorong adopsi crypto di negara Muslim terbesar keempat dunia.
"To the moon" lewat jalur langit emang pas dari dunia crypto ke spiritualitas, nunjukin crypto makin global dan inklusif. Kamu penasaran kolaborasi TRON-Pakistan bakal gimana? šš
Sun lagi di Pakistan buat diskusi soal pengembangan crypto dan blockchain, termasuk potensi kolaborasi TRON dengan ekosistem lokal. Bilal Bin Saqib, CEO Pakistan Crypto Council, yang undang Sun, bilang ini langkah buat dorong adopsi crypto di negara Muslim terbesar keempat dunia.
"To the moon" lewat jalur langit emang pas dari dunia crypto ke spiritualitas, nunjukin crypto makin global dan inklusif. Kamu penasaran kolaborasi TRON-Pakistan bakal gimana? šš
10 bulan yang lalu
"DeepSeek-V3: AI Super Canggih yang Menantang Batas RealitasāAtaukah Mimpi Buruk di Balik Kemajuan?"
Bayangkan sebuah AI yang bisa berpikir lebih cepat dari otak manusia, memahami konteks sepanjang 128.000 token, dan menyelesaikan masalah pemrograman dalam hitungan detik. DeepSeek-V3 bukan sekadar evolusi teknologiāini adalah revolusi. Dengan kecepatan tiga kali lipat dari pendahulunya, arsitektur *mixture-of-experts* yang canggih, dan pelatihan pada 14,8 triliun token, model ini menghadirkan generasi teks yang begitu alami hingga sulit dibedakan dari tulisan manusia. Namun, di balik semua kehebatannya, ada pertanyaan besar yang menggelayuti pikiran kita: Apakah kita siap hidup berdampingan dengan teknologi yang mampu melampaui batas kemanusiaan? Jika DeepSeek-V3 bisa "berpikir" lebih baik dari kita, lalu apa yang tersisa dari nilai-nilai kemanusiaan kita? Atau, jangan-jangan, kita sudah mulai kehilangan kendali atas penciptaan kita sendiri?
Jadi, apakah DeepSeek-V3 adalah pahlawan masa depan atau malah ancaman tersembunyi bagi umat manusia? Bagaimana jika suatu hari AI ini memutuskan bahwa dunia akan lebih baik tanpa campur tangan manusia?
#DeepSeekV3 #AIEthics #FutureOfAI #TechRevolution #HumanityVsAI
Bayangkan sebuah AI yang bisa berpikir lebih cepat dari otak manusia, memahami konteks sepanjang 128.000 token, dan menyelesaikan masalah pemrograman dalam hitungan detik. DeepSeek-V3 bukan sekadar evolusi teknologiāini adalah revolusi. Dengan kecepatan tiga kali lipat dari pendahulunya, arsitektur *mixture-of-experts* yang canggih, dan pelatihan pada 14,8 triliun token, model ini menghadirkan generasi teks yang begitu alami hingga sulit dibedakan dari tulisan manusia. Namun, di balik semua kehebatannya, ada pertanyaan besar yang menggelayuti pikiran kita: Apakah kita siap hidup berdampingan dengan teknologi yang mampu melampaui batas kemanusiaan? Jika DeepSeek-V3 bisa "berpikir" lebih baik dari kita, lalu apa yang tersisa dari nilai-nilai kemanusiaan kita? Atau, jangan-jangan, kita sudah mulai kehilangan kendali atas penciptaan kita sendiri?
Jadi, apakah DeepSeek-V3 adalah pahlawan masa depan atau malah ancaman tersembunyi bagi umat manusia? Bagaimana jika suatu hari AI ini memutuskan bahwa dunia akan lebih baik tanpa campur tangan manusia?
#DeepSeekV3 #AIEthics #FutureOfAI #TechRevolution #HumanityVsAI
1 tahun yang lalu
š” Kenapa Rumah di Amerika Banyak Pakai Kayu? Ini Alasannya! š²
1. Ketersediaan Melimpah: Kayu mudah didapat, terutama di daerah berhutan.
2. Lebih Murah: Biaya pembangunan dengan kayu lebih terjangkau dibanding bata atau beton.
3. Isolasi Alami: Kayu menjaga suhu ruangan tetap nyaman.
4. Estetika Hangat: Tampilan rumah jadi lebih cozy dan menarik.
5. Ramah Lingkungan: Jika dikelola dengan baik, kayu jadi material yang berkelanjutan.
#Properti #Arsitektur #RumahKayu #InspirasiRumah
1. Ketersediaan Melimpah: Kayu mudah didapat, terutama di daerah berhutan.
2. Lebih Murah: Biaya pembangunan dengan kayu lebih terjangkau dibanding bata atau beton.
3. Isolasi Alami: Kayu menjaga suhu ruangan tetap nyaman.
4. Estetika Hangat: Tampilan rumah jadi lebih cozy dan menarik.
5. Ramah Lingkungan: Jika dikelola dengan baik, kayu jadi material yang berkelanjutan.
#Properti #Arsitektur #RumahKayu #InspirasiRumah