1 tahun yang lalu
"Instagram VS LinkedIn: Gen Z Pilih yang Mana?" ๐ฒ๐ผ
๐ Instagram Kini Jadi Alternatif LinkedIn?
๐น Lebih Santai & Kreatif โ Tidak seformal LinkedIn, tapi tetap bisa menunjukkan sisi profesional.
๐น Fitur Menarik โ Highlights, Reels, Stories jadi tempat portofolio visual.
๐น Jangkauan Luas โ Bisa interaksi dengan profesional dan non-profesional.
๐น Dilirik Perusahaan โ 40% perusahaan sudah mulai menilai kandidat lewat Instagram!
๐ Tantangannya:
โ ๏ธ Harus hati-hati menjaga citra agar tetap profesional.
โ ๏ธ Banyak yang akhirnya punya 2 akun: personal & profesional.
Apakah Instagram bisa benar-benar menyaingi LinkedIn di dunia kerja? ๐ค๐
#PersonalBranding #Karier #LinkedIn #Instagram #GenZ
๐ Instagram Kini Jadi Alternatif LinkedIn?
๐น Lebih Santai & Kreatif โ Tidak seformal LinkedIn, tapi tetap bisa menunjukkan sisi profesional.
๐น Fitur Menarik โ Highlights, Reels, Stories jadi tempat portofolio visual.
๐น Jangkauan Luas โ Bisa interaksi dengan profesional dan non-profesional.
๐น Dilirik Perusahaan โ 40% perusahaan sudah mulai menilai kandidat lewat Instagram!
๐ Tantangannya:
โ ๏ธ Harus hati-hati menjaga citra agar tetap profesional.
โ ๏ธ Banyak yang akhirnya punya 2 akun: personal & profesional.
Apakah Instagram bisa benar-benar menyaingi LinkedIn di dunia kerja? ๐ค๐
#PersonalBranding #Karier #LinkedIn #Instagram #GenZ
1 tahun yang lalu
(E)
LinkedIn Luncurkan Fitur AI untuk Jadi Rekruter
LinkedIn, platform media sosial profesional, resmi meluncurkan fitur terbarunya yang disebut โHiring Assistantโ. Dilaporkan, fitur ini melibatkan bantuan artificial intelligence (AI) untuk melakukan pekerjaan rekruter, seperti menulis deskripsi pekerjaan hingga mencari calon karyawan.
โHiring Assistant dirancang untuk melakukan tugas berulang sehingga perekrut dapat menghabiskan lebih banyak waktu untuk mengerjakan pekerjaan yang lebih penting,โ Vice President LinkedIn Hari Srinivasan.
Adapun tujuan dari diluncurkannya produk ini yakni untuk mencakup banyak tugas terkait administrasi agar tidak membebani rekruter.
Tak hanya itu, platform untuk mencari pekerjaan tersebut juga menyatakan akan meluncurkan fitur baru, seperti fitur untuk mengirim pesan, menjadwalkan wawancara, serta menjawab kandidat yang memiliki pertanyaan sebelum atau sesudah wawancara.
LinkedIn, platform media sosial profesional, resmi meluncurkan fitur terbarunya yang disebut โHiring Assistantโ. Dilaporkan, fitur ini melibatkan bantuan artificial intelligence (AI) untuk melakukan pekerjaan rekruter, seperti menulis deskripsi pekerjaan hingga mencari calon karyawan.
โHiring Assistant dirancang untuk melakukan tugas berulang sehingga perekrut dapat menghabiskan lebih banyak waktu untuk mengerjakan pekerjaan yang lebih penting,โ Vice President LinkedIn Hari Srinivasan.
Adapun tujuan dari diluncurkannya produk ini yakni untuk mencakup banyak tugas terkait administrasi agar tidak membebani rekruter.
Tak hanya itu, platform untuk mencari pekerjaan tersebut juga menyatakan akan meluncurkan fitur baru, seperti fitur untuk mengirim pesan, menjadwalkan wawancara, serta menjawab kandidat yang memiliki pertanyaan sebelum atau sesudah wawancara.