3 bulan yang lalu
Harvard University lagi gencar investasi Bitcoin, naikin alokasi ETF Bitcoin-nya 257% jadi $443 juta di Q3 2025—dua kali lipat dari alokasi gold ETF yang cuma $235 juta. Ini bagian dari endowment $57 miliar mereka, lewat BlackRock's iShares Bitcoin Trust (IBIT), dan melebihi posisi di saham besar seperti Nvidia atau Amazon.
Gerakan ini nunjukin keyakinan institusi terhadap BTC sebagai hedge inflasi dan diversifikasi, meski pasar lagi volatile. Mereka beli saat panic sell retail, mirip strategi jangka panjang. Sinyal bullish buat crypto nih!
Mau tau endowment lain yang ikut tren ini? 📈
Gerakan ini nunjukin keyakinan institusi terhadap BTC sebagai hedge inflasi dan diversifikasi, meski pasar lagi volatile. Mereka beli saat panic sell retail, mirip strategi jangka panjang. Sinyal bullish buat crypto nih!
Mau tau endowment lain yang ikut tren ini? 📈
3 bulan yang lalu
Larry Fink dari BlackRock bilang dana abadi negara (sovereign wealth funds) diam-diam borong Bitcoin saat harga turun di bawah $90k, bahkan di $80k-an. Mereka akumulasi secara konsisten untuk investasi jangka panjang.
5 bulan yang lalu
CEO BlackRock, Larry Fink, bilang mereka sedang kembangkan teknologi sendiri untuk tokenisasi aset bernilai triliunan dolar. Intinya, BlackRock ingin ubah aset tradisional kayak ETF, obligasi, dan saham jadi token digital di blockchain.
Manfaatnya:
1. Trading 24/7 tanpa batas waktu pasar
2. Penyelesaian transaksi instan
3. Kepemilikan fraksional jadi gampang
4. Akses global lebih luas dan murah
BlackRock sudah punya produk tokenisasi seperti dana pasar uang yang nilai asetnya sudah miliaran, dan mereka siap dorong era baru investasi di nilai aset real-world yang bisa tembus sampai $16-18 triliun dalam beberapa tahun ke depan! 🔥
Manfaatnya:
1. Trading 24/7 tanpa batas waktu pasar
2. Penyelesaian transaksi instan
3. Kepemilikan fraksional jadi gampang
4. Akses global lebih luas dan murah
BlackRock sudah punya produk tokenisasi seperti dana pasar uang yang nilai asetnya sudah miliaran, dan mereka siap dorong era baru investasi di nilai aset real-world yang bisa tembus sampai $16-18 triliun dalam beberapa tahun ke depan! 🔥
6 bulan yang lalu
Meskipun banyak investor asing lain jual saham BBCA dan BMRI karena tekanan The Fed dan September effect, BlackRock dan Vanguard justru malah tambah akumulasi saham kedua bank ini. Mereka optimis dengan prospek jangka panjang bank besar Indonesia, walau ada tekanan jual sesaat dari investor asing lain. Intinya, dua raksasa investasi ini percaya potensi BBCA dan BMRI masih kuat di tengah volatilitas pasar.
Kamu tertarik ikut ambil peluang di saham perbankan besar ini nggak? 📈
Kamu tertarik ikut ambil peluang di saham perbankan besar ini nggak? 📈
7 bulan yang lalu
Kenapa Institusi Lebih Suka Borong Ethereum Dibanding Bitcoin? 🧐
1. Institusi besar seperti BlackRock & NYSE sekarang fokus akumulasi ETH, termasuk Presiden Trump juga ikut serta!
2. Ethereum pakai Proof-of-Stake, jadi staking bisa hasilkan imbal hasil pasif—menarik buat pengelola dana besar.
3. ETF Ethereum belum bisa staking, tapi BlackRock & NYSE lagi dorong SEC agar staking bisa masuk di produk ETF.
4. Staking bikin institusi dapat ETH baru tanpa jual aset, memperkuat posisi mereka sebagai pemegang kunci jaringan.
5. Meski sempat diremehkan, perusahaan besar kayak Microsoft & JPMorgan tetap bangun ekosistem di Ethereum.
6. Raksasa crypto seperti BitMine dan Bit Digital juga borong ETH besar-besaran, bahkan alihkan kas dari Bitcoin ke Ethereum!
Jadi, kamu lebih tertarik sama ETH atau BTC nih? 😊
1. Institusi besar seperti BlackRock & NYSE sekarang fokus akumulasi ETH, termasuk Presiden Trump juga ikut serta!
2. Ethereum pakai Proof-of-Stake, jadi staking bisa hasilkan imbal hasil pasif—menarik buat pengelola dana besar.
3. ETF Ethereum belum bisa staking, tapi BlackRock & NYSE lagi dorong SEC agar staking bisa masuk di produk ETF.
4. Staking bikin institusi dapat ETH baru tanpa jual aset, memperkuat posisi mereka sebagai pemegang kunci jaringan.
5. Meski sempat diremehkan, perusahaan besar kayak Microsoft & JPMorgan tetap bangun ekosistem di Ethereum.
6. Raksasa crypto seperti BitMine dan Bit Digital juga borong ETH besar-besaran, bahkan alihkan kas dari Bitcoin ke Ethereum!
Jadi, kamu lebih tertarik sama ETH atau BTC nih? 😊
9 bulan yang lalu
Saat ini, BlackRock adalah penguasa Bitcoin terbesar di dunia dengan lebih dari 662.500 BTC (sekitar 3% dari total supply Bitcoin) lewat ETF dan investasinya. Sementara Michael Saylor (lewat MicroStrategy) “hanya” punya sekitar 214.000 BTC (sekitar 1% supply). Jadi, BlackRock jauh lebih unggul dari Saylor soal jumlah Bitcoin! 🏆
Kamu tim institusi besar kayak BlackRock, atau suka gaya all-in-nya Saylor?
Kamu tim institusi besar kayak BlackRock, atau suka gaya all-in-nya Saylor?
12 bulan yang lalu
Filosofi Investasi BlackRock: Realitas atau Ilusi Keberlanjutan?
BlackRock membanggakan diri dengan investasi jangka panjang, manajemen risiko canggih, dan keberlanjutan melalui ESG. Namun, benarkah itu lebih dari sekadar narasi mewah?
Fokus pada investasi jangka panjang memang terdengar bijaksana, tapi siapa yang bisa menjamin stabilitas dalam dunia yang terus berubah? Terlalu terikat pada horizon panjang justru bisa membuat kita abai terhadap dinamika cepat yang mengancam.
Manajemen risiko BlackRock pun tak lepas dari ironi. Seberapa besar teknologi canggih benar-benar memahami perilaku manusia yang penuh ketidakpastian? Mengandalkan data besar bukan berarti mampu memprediksi semua skenario terburuk.
Investasi berkelanjutan (ESG) lebih tampak sebagai pencitraan moral daripada tindakan konkret. Apakah benar perusahaan-perusahaan yang dipilih sepenuhnya etis, atau hanya memenuhi kriteria demi label hijau?
Diversifikasi dan inovasi teknologi hanyalah alat, bukan jaminan sukses. Ketergantungan pada data besar bisa membuat kita kehilangan sentuhan intuisi manusia yang kadang justru menjadi kunci bertahan dalam krisis.
Jangan sampai terbuai filosofi megah yang pada akhirnya hanya jadi mitos modern. Jika investasi adalah seni menafsirkan masa depan, jangan biarkan ilusi keberlanjutan menutup mata kita dari realitas yang tak terduga.
#FilosofiInvestasi #blackrock #KritikInvestasi #ESGMitos #ManajemenRisiko
BlackRock membanggakan diri dengan investasi jangka panjang, manajemen risiko canggih, dan keberlanjutan melalui ESG. Namun, benarkah itu lebih dari sekadar narasi mewah?
Fokus pada investasi jangka panjang memang terdengar bijaksana, tapi siapa yang bisa menjamin stabilitas dalam dunia yang terus berubah? Terlalu terikat pada horizon panjang justru bisa membuat kita abai terhadap dinamika cepat yang mengancam.
Manajemen risiko BlackRock pun tak lepas dari ironi. Seberapa besar teknologi canggih benar-benar memahami perilaku manusia yang penuh ketidakpastian? Mengandalkan data besar bukan berarti mampu memprediksi semua skenario terburuk.
Investasi berkelanjutan (ESG) lebih tampak sebagai pencitraan moral daripada tindakan konkret. Apakah benar perusahaan-perusahaan yang dipilih sepenuhnya etis, atau hanya memenuhi kriteria demi label hijau?
Diversifikasi dan inovasi teknologi hanyalah alat, bukan jaminan sukses. Ketergantungan pada data besar bisa membuat kita kehilangan sentuhan intuisi manusia yang kadang justru menjadi kunci bertahan dalam krisis.
Jangan sampai terbuai filosofi megah yang pada akhirnya hanya jadi mitos modern. Jika investasi adalah seni menafsirkan masa depan, jangan biarkan ilusi keberlanjutan menutup mata kita dari realitas yang tak terduga.
#FilosofiInvestasi #blackrock #KritikInvestasi #ESGMitos #ManajemenRisiko
1 tahun yang lalu
BlackRock kembali memborong 12.127 Bitcoin senilai US$877,1 Juta per Oktober 2024. Akuisisi ini membuat perusahaan manajemen investasi tersebut kini memegang 429.185 Bitcoin senilai US$31,04 miliar.
Tak hanya akusisi, ETF Spot Bitcoin milik BlackRock juga meraih performa yang unggul dalam hal arus masuk. Diketahui, IBIT mencatat arus masuk sebesar US$318 juta pada akhir Oktober 2024.
Tak hanya akusisi, ETF Spot Bitcoin milik BlackRock juga meraih performa yang unggul dalam hal arus masuk. Diketahui, IBIT mencatat arus masuk sebesar US$318 juta pada akhir Oktober 2024.
1 tahun yang lalu
BlackRock, perusahaan manajemen investasi, kembali memborong 12.127 Bitcoin senilai US$877,17 Juta atau setara Rp13,7 triliun per Oktober 2024. Adapun akuisisi tersebut membuat kepemilikan Bitcoin BlackRock menjadi 429.185 Bitcoin dengan senilai US$31,04 miliar atau Rp488,2 triliun.
ETF Spot Bitcoin milik BlackRock, IBIT juga mencatat arus dana masuk sebesar US$318 juta pada Kamis (31/10). Pada hari sebelumnya, angkanya bahkan lebih tinggi mencapai US$875 juta.
Performa kuat IBIT BlackRock menempatkannya sebagai pesaing kuat, bukan hanya dalam industri crypto, tetapi juga pada industri ETF yang lebih luas.
ETF Spot Bitcoin milik BlackRock, IBIT juga mencatat arus dana masuk sebesar US$318 juta pada Kamis (31/10). Pada hari sebelumnya, angkanya bahkan lebih tinggi mencapai US$875 juta.
Performa kuat IBIT BlackRock menempatkannya sebagai pesaing kuat, bukan hanya dalam industri crypto, tetapi juga pada industri ETF yang lebih luas.
2 years yang lalu
(E)
Sorotan pasar kripto Sabtu 9 Maret 2024:
⚫ FTX membuka masa klaim dengan BTC seharga $16.000
⚫ SEC menunda keputusan atas pengajuan ETF ETH BlackRock, Fidelity
⚫ Binance menghentikan layanan di Nigeria
⚫ Indeks Fear and Greed Bitcoin mencapai 90
⚫ Temasek sedang melakukan pembicaraan untuk berinvestasi di OpenAI
⚫ Binance US memberhentikan 200+ karyawannya
⚫ Pemerintah AS mengupayakan modifikasi obligasi CZ
⚫ BlockFi telah menyelelesaikan kesepakatan dengan FTX
⚫ Do Kwon akan diekstradisi ke Korea Selatan
⚫ Bitcoin mencapai titik tertinggi sepanjang masa baru
Source: telonews
⚫ FTX membuka masa klaim dengan BTC seharga $16.000
⚫ SEC menunda keputusan atas pengajuan ETF ETH BlackRock, Fidelity
⚫ Binance menghentikan layanan di Nigeria
⚫ Indeks Fear and Greed Bitcoin mencapai 90
⚫ Temasek sedang melakukan pembicaraan untuk berinvestasi di OpenAI
⚫ Binance US memberhentikan 200+ karyawannya
⚫ Pemerintah AS mengupayakan modifikasi obligasi CZ
⚫ BlockFi telah menyelelesaikan kesepakatan dengan FTX
⚫ Do Kwon akan diekstradisi ke Korea Selatan
⚫ Bitcoin mencapai titik tertinggi sepanjang masa baru
Source: telonews
2 years yang lalu
BlackRock, didirikan pada tahun 1988 di New York oleh Larry Fink dan lainnya, adalah perusahaan investasi publik dengan AUM lebih dari $9 triliun:
⚫BlackRock menawarkan berbagai produk investasi, termasuk reksa dana dan ETF iShares, dan baru-baru ini SEC menyetujui iShares Bitcoin Trust (IBIT) ETF spot Bitcoin
⚫Meskipun menghadapi pengawasan ketat atas investasinya pada bahan bakar fosil dan investigasi atas investasi di perusahaan Tiongkok, BlackRock terus mempertahankan kehadiran pasarnya secara signifikan
⚫ Timeline perusahaan mencakup pencapaian seperti menjadi manajer aset terbesar di dunia pada tahun 2009 setelah mengakuisisi Investor Global Barclay dan meluncurkan iShares pada tahun 2012
⚫Pencapaian penting termasuk peningkatan aset empat kali lipat menjadi $2,7 miliar pada tahun 1989, mencapai $9,42 triliun dalam AUM pada tahun 2023, dan baru-baru ini SEC menyetujui ETF spot Bitcoin pada tahun 2024
#blackrock #finance
⚫BlackRock menawarkan berbagai produk investasi, termasuk reksa dana dan ETF iShares, dan baru-baru ini SEC menyetujui iShares Bitcoin Trust (IBIT) ETF spot Bitcoin
⚫Meskipun menghadapi pengawasan ketat atas investasinya pada bahan bakar fosil dan investigasi atas investasi di perusahaan Tiongkok, BlackRock terus mempertahankan kehadiran pasarnya secara signifikan
⚫ Timeline perusahaan mencakup pencapaian seperti menjadi manajer aset terbesar di dunia pada tahun 2009 setelah mengakuisisi Investor Global Barclay dan meluncurkan iShares pada tahun 2012
⚫Pencapaian penting termasuk peningkatan aset empat kali lipat menjadi $2,7 miliar pada tahun 1989, mencapai $9,42 triliun dalam AUM pada tahun 2023, dan baru-baru ini SEC menyetujui ETF spot Bitcoin pada tahun 2024
#blackrock #finance