Logo
RIFQI
Pada KTT BRICS di Kazan, 22-24 Oktober 2024, Presiden #Rusia Vladimir Putin dihadiahi replika "uang BRICS" sebagai simbolisasi, namun kepala Bank Sentral Rusia, Elvira Nabiullina, tidak menyukainya. Hal ini diumumkan oleh sekretaris pers kepala negara Dmitry Peskov.

Setelah dihadiahi "uang simbolik BRICS", Putin menunjukkannya kepada para menteri sambil tersenyum, dan menyerahkannya kepada Elvira Nabiullina.

"Nabiullina tidak menyukai uang kertas itu," kata Peskov, dikutip oleh RBC.

"Uang" itu dicetak oleh pihak kami — entah oleh Kamar Dagang dan Industri atau pihak lain," uang itu melambangkan "pekerjaan bersama yang sedang dilakukan dalam kerangka BRICS," tambah Peskov.

Uang kertas BRICS yang dimaksud menampilkan lima bendera negara BRICS (Brasil; Rusia; India; China; dan Afrika Selatan) yang dihubungkan bersama untuk membentuk sebuah lingkaran.

Blok BRICS belum secara resmi mengumumkan peluncuran mata uang BRICS yang baru, namun hal ini telah menjadi pusat pembicaraan di dalam blok tersebut selama bertahun-tahun.

Walaupun tidak mengikat, BRICS memiliki tujuan yang sama, yaitu mengurangi resiko penggunaan mata uang asing, dalam hal ini Dolar AS.

Perlu diingat, pada 17-18 Oktober, Dewan Bisnis BRICS di Moskow memperkenalkan sistem pembayaran non-tunai BRICS Pay dengan kode QR.

Sumber dari EurAsia Daily
2 years yang lalu
TaufikNH
2 years yang lalu
In response RIFQI to his Publikasi
Wah makin menjadi² nih. Dolar makin was²