Aplikasi Pengganti WhatsApp Bikin Kacau Eropa.
Aplikasi pengganti WhatsApp, Telegram, dikatakan menjadi sarang penyebaran disinformasi yang menyebabkan perpecahan di Eropa. Pemerintah Eropa mengkritik Telegram karena memiliki aturan yang sangat longgar dan tidak efektif dalam menghentikan penyebaran disinformasi. Telegram digunakan oleh akun pro-Kremlin untuk menyebarkan disinformasi yang melemahkan dukungan negara-negara Eropa pada Ukraina. Pihak intelijen Rusia juga menggunakannya dalam merekrut orang untuk melakukan sabotase pada seluruh ibu kota Eropa.
Aplikasi pengganti WhatsApp, Telegram, dikatakan menjadi sarang penyebaran disinformasi yang menyebabkan perpecahan di Eropa. Pemerintah Eropa mengkritik Telegram karena memiliki aturan yang sangat longgar dan tidak efektif dalam menghentikan penyebaran disinformasi. Telegram digunakan oleh akun pro-Kremlin untuk menyebarkan disinformasi yang melemahkan dukungan negara-negara Eropa pada Ukraina. Pihak intelijen Rusia juga menggunakannya dalam merekrut orang untuk melakukan sabotase pada seluruh ibu kota Eropa.
2 years yang lalu