Logo
MAULANA
Surabaya darurat cerai? Angkanya naik, penyebabnya bikin mikir.

Sepanjang 2025, PA Surabaya terima 6.080 gugatan cerai, naik 436 kasus dari 2024. Mayoritas dikabulkan hakim. Penyebab utamanya bukan drama cinta, tapi ekonomi: tidak dinafkahi, jeratan pinjol (25–30%), ditambah perselingkuhan dan KDRT. Menariknya, mayoritas usia pasangan 30–40 tahun, bukan Gen Z.

Insight pahitnya: yang runtuh bukan institusi nikah, tapi daya tahan ekonomi rumah tangga. Saat finansial goyah, relasi ikut retak. Pertanyaannya, kita siap bangun keluarga di sistem ekonomi seperti ini?
2 bulan yang lalu

belum ada balasan!

Tampaknya post ini belum mendapat komentar apa pun. Untuk menanggapi publikasi ini dari MAULANA , klik icon di bawah postingan