Vitalik bilang: masalah terbesar manusia bukan teknologi, tapi kekuasaan.
Pendiri Ethereum ini menyinggung moralitas perbudakan modern: saat power terkonsentrasi, selalu ada yang dikorbankan. Solusinya bukan menghapus kekuasaan, tapi memecahnya. Power boleh ada, tapi jangan sampai dimiliki utuh oleh satu entitas.
Contohnya di Ethereum: staking tidak dikontrol langsung oleh Ethereum, tapi tersebar lewat Lido DAO yang pegang ~24%. Artinya, tak ada satu tangan yang bisa pakai sistem sebagai alat tekan.
Insight-nya dingin: desentralisasi bukan soal idealisme, tapi mekanisme anti-penindasan. Pertanyaannya, sistem di hidupmu hari ini⦠terdesentralisasi atau dikendalikan diam-diam?
Pendiri Ethereum ini menyinggung moralitas perbudakan modern: saat power terkonsentrasi, selalu ada yang dikorbankan. Solusinya bukan menghapus kekuasaan, tapi memecahnya. Power boleh ada, tapi jangan sampai dimiliki utuh oleh satu entitas.
Contohnya di Ethereum: staking tidak dikontrol langsung oleh Ethereum, tapi tersebar lewat Lido DAO yang pegang ~24%. Artinya, tak ada satu tangan yang bisa pakai sistem sebagai alat tekan.
Insight-nya dingin: desentralisasi bukan soal idealisme, tapi mekanisme anti-penindasan. Pertanyaannya, sistem di hidupmu hari ini⦠terdesentralisasi atau dikendalikan diam-diam?
1 bulan yang lalu