Iran memanas, dan pasar global mulai pasang mode siaga. Ini bukan demo biasa.
Dalam dua minggu terakhir, protes menyebar luas di Iran, dari Teheran sampai Shiraz. Analis risiko global menilai fokus pasar kini beralih ke Iran, dengan kekhawatiran AS di bawah Trump bisa memanfaatkan kekacauan untuk mendorong perubahan rezim, seperti skenario Venezuela.
Situasinya makin sensitif karena AS baru saja “percaya diri” setelah operasi terhadap Maduro dan serangan ke fasilitas nuklir Iran di akhir perang 12 hari. Tekanan geopolitik juga meluas ke Greenland.
Insight-nya: ini bukan cuma soal politik, tapi volatilitas energi dan risk premium global. Kalau Iran goyah, efeknya ke minyak, inflasi, dan market bisa cepat dan brutal.
Pertanyaannya: pasar siap… atau masih meremehkan api yang baru nyala?
Dalam dua minggu terakhir, protes menyebar luas di Iran, dari Teheran sampai Shiraz. Analis risiko global menilai fokus pasar kini beralih ke Iran, dengan kekhawatiran AS di bawah Trump bisa memanfaatkan kekacauan untuk mendorong perubahan rezim, seperti skenario Venezuela.
Situasinya makin sensitif karena AS baru saja “percaya diri” setelah operasi terhadap Maduro dan serangan ke fasilitas nuklir Iran di akhir perang 12 hari. Tekanan geopolitik juga meluas ke Greenland.
Insight-nya: ini bukan cuma soal politik, tapi volatilitas energi dan risk premium global. Kalau Iran goyah, efeknya ke minyak, inflasi, dan market bisa cepat dan brutal.
Pertanyaannya: pasar siap… atau masih meremehkan api yang baru nyala?
2 bulan yang lalu