Riset teranyar menyimpulkan tingkat pengangguran yang tinggi di kalangan muda terpelajar di India. Pasalnya, meski tingkat pendidikan meningkat, level kualifikasi kebanyakan lowongan kerja cenderung berjalan di tempat.
Jagdish Pal adalah sarjana matematika di Kanpur, sebuah kota berpenduduk empat juta jiwa di negara bagian Uttar Pradesh, India utara. Pria berusia 21 tahun ini melamar pekerjaan tingkat rendah di pemerintahan tahun lalu. Namun, bahkan untuk posisi rendahan ini, persaingannya sangat ketat. Pal termasuk salah satu dari lebih 75.000 pelamar, yang banyak diantaranya bergelar pascasarjana.
"Saya tahu, kualifikasi saya jauh melampaui syarat lamaran, tapi tidak ada pekerjaan lain, itulah mengapa saya melamar,” katanya kepada DW.
Situasi serupa dialami banyak anak muda di seluruh India. Meski pertumbuhan ekonomi meningkat sebesar 8,4% pada kuartal keempat tahun 2023, India tetap kesulitan menciptakan lapangan kerja bagi jutaan pelamar yang memasuki pasar tenaga kerja setiap tahunnya.
Masalahnya adalah pertumbuhan ekonomi India lebih banyak digerakkan oleh sektor jasa, yang tidak bersifat padat karya seperti sektor manufaktur. "Pertumbuhan inklusif membutuhkan penyediaan lapangan kerja secara cepat bagi kelompok terbawah, tidak hanya dalam hal upah dan distribusi keterampilan,” kata Santosh Mehrotra, profesor tamu di Pusat Studi Pembangunan, Universitas Bath, Inggris.
Jagdish Pal adalah sarjana matematika di Kanpur, sebuah kota berpenduduk empat juta jiwa di negara bagian Uttar Pradesh, India utara. Pria berusia 21 tahun ini melamar pekerjaan tingkat rendah di pemerintahan tahun lalu. Namun, bahkan untuk posisi rendahan ini, persaingannya sangat ketat. Pal termasuk salah satu dari lebih 75.000 pelamar, yang banyak diantaranya bergelar pascasarjana.
"Saya tahu, kualifikasi saya jauh melampaui syarat lamaran, tapi tidak ada pekerjaan lain, itulah mengapa saya melamar,” katanya kepada DW.
Situasi serupa dialami banyak anak muda di seluruh India. Meski pertumbuhan ekonomi meningkat sebesar 8,4% pada kuartal keempat tahun 2023, India tetap kesulitan menciptakan lapangan kerja bagi jutaan pelamar yang memasuki pasar tenaga kerja setiap tahunnya.
Masalahnya adalah pertumbuhan ekonomi India lebih banyak digerakkan oleh sektor jasa, yang tidak bersifat padat karya seperti sektor manufaktur. "Pertumbuhan inklusif membutuhkan penyediaan lapangan kerja secara cepat bagi kelompok terbawah, tidak hanya dalam hal upah dan distribusi keterampilan,” kata Santosh Mehrotra, profesor tamu di Pusat Studi Pembangunan, Universitas Bath, Inggris.
2 years yang lalu